April 21, 2026

Diacara Hardiknas Dindikbud, Helldy : Di Purwakarta Semua Serba Ada dan Megah, Tapi Gak Punya SMP Negeri, Itu Dulu !!

0
Walikota Cilegon Helldy Agustian saat memberi sambutan di Gebyar Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) Tahun 2024 yang digelar Dindikbud

CILEGON, KM – Walikota Cilegon Helldy Agustian merasa prihatin dimana dahulu sebelum ia menjadi orang nomor satu di kota baja, tidak ada satu pun SMP Negeri yang berlokasi di Kecamatan Purwakarta, padahal sejumlah sarana dan fasilitas mewah seperti Rumah Sakit, Lapangan Golf, Hotel, Perumahan Elite begitu megah berdiri di Kecamatan yang menjadi pusat Pemerintahan Kota Cilegon itu.

“Sebelum kami memimpin, di Purwakarta aja ada 16 SD Negeri, SMP Negeri nya gak ada sama sekali, bagaimana mau sekolah dengan sistem Zonasi, pasti ada yang putus sekolah, pada hal pusat Pemerintahan Kota Cilegon ada di Purwakarta, lapangan Golf ada di Purwakarta, Rumah Sakit RSKM di Purwakarta, Hotel termegah di Kota Cilegon ada nya di Purwakarta, Perumahan Elite Palm Hill ada nya di Purwakarta, tapi gak punya SMP Negeri sama sekali, ini Fakta” Ucap Helldy saat memberi sambutan di acara Hari Pendidikan Nasional yang di gelar Dindikbud Cilegon di Halaman Kantor Rumah Dinas Walikota Cilegon, Kamis (04/07/2024)

Dalam sejumlah kesempatan, Helldy selalu bercerita bahwa dahulu ia mencalonkan diri menjadi Walikota dikarenakan salah satu nya ingin membenahi dunia Pendidikan di Kota Cilegon. Politisi Partai Gerindra itu pun selalu menyinggung ada nya ketimpangan dari jumlah SD Negeri dan SMP Negeri di Kota Cilegon, khusus nya di 4 Kecamatan, yakni Jombang, Purwakarta, Grogol dan Citangkil

“Sehingga pada saat sistem Zonasi sampai sekarang ini, orang Purwakarta ingin daftar (Sekolah, red) ke Jombang, ternyata di Jombang ada 24 SD Negeri, SMP Negeri nya cuma 1, SMP Negeri 1 Jombang yang berdiri tahun 1958, berarti 1 SMP diperebutkan 24 SD Negeri, ya gak ketampung” Tutur nya

Wali kota Cilegon H. Helldy Agustian saat menghadiri acara Launching Pengembalian Anak Tidak Sekolah (ATS) yang dirangkai dengan Gebyar Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) Tahun 2024 yang digelar Dindikbud di Rumah Dinas Walikota Cilegon. Kamis, 4 Juli 2024.

Helldy pun membandingkan Cilegon dengan kota tetangga, yakni Serang, memiliki 29 Kecamatan, dengan perbandingan  yakni 1 berbanding 7 ( 1 SMP Negeri, 7 SD Negeri, red)

“Karena sepengetahuan saya di Serang itu dengan 29 Kecamatan 1 berbanding 7, Ideal nya di Kota Cilegon itu 1 berbanding 8, seperti contoh di Jombang saat ini ada 2 SMP Negeri dan 24 SD Negeri, berarti 1 berbanding 12, ini gak akan cukup juga” Ujar nya

Untuk itu agar tertampung nya masyarakat yang ingin menyekolahkan putra putri nya ke SMP Negeri, Helldy meminta agar Dindikbud Cilegon menghitung perbandingan dan mendata agar tak ada lagi generasi di kota Cilegon yang putus sekolah

“kita sudah menambah 4 aja (SMP Negeri) masih kurang juga, dulu itu 1 SMP diperbutkan 13,6 SD Negeri, artinya bahwa ada 11 SMP Negeri, SD nya ada 150 dulu, kalau sekarang kita sudah punya 15 SMP, ada 149 SD negeri, jadi otomatis Bu Heni (Kepala Dindikbud Cilegon, red) harus menghitung ideal nya berapa” Ucap nya

Diketahui bahwa di era Kepemimpinan Helldy Agustian, Pemerintah kota Cilegon telah membangun 4 SMP Negeri baru yang berlokasi di Kecamatan Jombang, Purwakarta, Grogol dan Citangkil.

Sementara pada Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) tahun 2024 ini untuk tingkat Sekolah Menengah Pertama (SMP), dikatakan Heni Anita Susila Kepala Dindikbud Cilegon bahwa ada 1.000 orang lebih pelajar yang tidak diterima di SMP Negeri, pihak nya pun menghimbau para pelajar bisa melanjutkan ke sekolah swasta yang kualitas nya pun bertambah baik, termasuk ada nya bantuan dari Dindik bagi pelajar kurang mampu yang bersekolah di swasta

“Saya himbau bisa melanjutkan ke sekolah swasta yang insya Allah kualitas nya juga kan semakin membaik, karena mereka pun kan dapat dana Bos dari pusat, jadi dibantu juga sehingga gak terlalu mahal, dan juga ada bantuan sosial dari Dindik bagi anak-anak yang kurang mampu yang bersekolah di swasta, itu setiap tahun kita mengucurkan kurang lebih 1,7 Milyar, itu di usulkan oleh sekolah masing-masing melalui Aplikasi hibah bansos, seperti yang mempunyai KIP, DTKS dan SKTM, itu sudah berjalan dan tahun ini juga ada” Terang nya. (An, Red)

About Author

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *