Tiga Pilar Pencak Silat Hadiri Acara RESITAL Pelatihan Seni Yang Digelar Dindikbud Cilegon

CILEGON, KM – Para pendiri pencak silat tiga pilar yang merupakan aliran silat terbesar di provinsi Banten tingkat DPD kota Cilegon dari peguron silat, hadir dalam acara RESITAL pelatihan seni yang di laksanakan oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) kota Cilegon
Kegiatan tersebut di hadiri pula oleh ketua DPD Terumbu kota Cilegon Feriyana, ketua TTKDH Halusi Hambali dan DPD Bandrong yang di wakili oleh bendahara DPD bandrong serta para ketua Peguron.
Acara Resital seni dan budaya salah satunya adalah pagelaran pencak silat, dan di dalam acara tersebut selain pencak silat menghadirkan bermacam budaya seperti tari, seni suara serta seni yang lainya.
Acara tersebut di laksanakan secara meriah yang di hadiri para walimurid serta masyarakat kota Cilegon, dan dihadiri kan nya pencak silat karena merupakan muatan lokal termasuk sudah ada payung hukumnya/Dasar hukumnya
Dengan dasar itu tiga pilar menyatukan jurus dari ketiga aliran silat menjadi jurus pemersatu yang hingga saat ini di gunakan jurus tersebut di lembaga sekolah, baik tingkat dasar (SD) maupun tingkat sekolah menengah pertama (SMP)
“ini sudah kita laksanakan berangsur lama di sekolah dari tingkat SD dan SMP, dan ini adalah kewenangan tingkat kabupaten/kota, jika tingkat sekolah menengah atas(SMA) itu kewenanganya Dindikbud provinsi untuk melaksanakan mulok pencak silatnya” Ucap Heni Anita Susila Kepala Dindikbud Kota Cilegon, Selasa (11/11/2025)
Dalam acara tersebut di hadiri oleh Hj Alfi Rizki Agnia yang merupakan Istri dari Walikota Cilegon, Robinsar, selain dihadiri pula oleh sejumlah pejabat pada Dindikbud Kota Cilegon, hadir pula Agus Setiawan s.komp. pemilik hak paten buku tiga pilar di kota Cilegon,
Sementara itu di sela-sela sambutanya Alfi Rizki Agnia menyatakan apresiasi dengan digelarnya acara tersebut, ia berharap agar tetap di pertahankan
“Apresiasi dan acara ini harus selalu di laksanakan setiap tahunnya dan di jadikan agenda tahunan karena ini hal penting untuk mempertahankan kearifan budaya lokal agar jangan pernah punah di telan jaman” ucap istri Walikota Cilegon dalam sambutannya
Sebab, lanjut dia, ini hal yang sangat positif untuk mendidik anak sekolah agar selalu mencintai budaya daerahnya.
Sementara Heni Anita Susila dalam sambutan nya menyatakan acara ini merupakan agenda unggulan Dindikbud kota Cilegon yang memang diselenggarakan setiap tahunya, dengan harapan agar budaya lokal tetap bisa di kenal oleh para siswa didik di kota Cilegon
“Mengingat salah satu dasar hukum serta regulasinya yaitu untuk melaksanakan ini semua adalah peraturan gubernur (pergub) No 12 Tahun 2018 tentang pengembangan kurikulum muatan lokal seni budaya pencak silat bagi pendidikan” ujar nya
“Termasuk Peraturan walikota (Perwal) Cilegon NO 52 tahun 2021 mengatur tentang penerapan kurikulum muatan lokal dan mencakup unsur-unsur budaya lokal pencak silat bahasa lokal dan tradisional lainnya pada satuan anak usia dini dan pendidikan dasar di kota Cilegon.
Perda kota Cilegon no 10 tahun 2022 tentang kepemudaan yang salah satunya terkait tentang pencak silat” lanjut Heni Anita Susila (**)
