Juni 8, 2026

‎Kecelakaan Lagi-Lagi Mengguncang Bojonegara-Puloampel Kabupaten Serang

0

KABUPATEN SERANG, KM – Sebuah kecelakaan lalu lintas memilukan kembali terjadi di wilayah Kecamatan Bojonegara, Kabupaten Serang, Banten, pada hari Minggu, 7 Juni 2026 kemarin Malam. Seorang wanita pengendara sepeda motor dilaporkan meninggal dunia di lokasi kejadian setelah terlibat insiden yang melibatkan dua kendaraan berat. Senin, 08/06/2026

‎Peristiwa nahas itu terjadi di Jalan Raya Bojonegara, tepatnya sekitar 200 meter dari kantor Polsek Bojonegara. Berdasarkan keterangan saksi mata warga sekitar yang enggan disebutkan identitasnya, kejadian bermula saat korban yang mengendarai sepeda motor berusaha menyalip sebuah kendaraan truk tronton bermuatan kotak.

‎Namun, di saat yang bersamaan, melintas dari arah berlawanan sebuah kendaraan dumptruck yang dikemudikan dengan kecepatan sangat tinggi.

‎Melihat dumptruck tersebut melaju kencang tepat di depannya, korban diketahui panik dan mencoba menghindar.

‎Akibatnya, kendaraan yang dikendarainya kehilangan keseimbangan dan menyenggol sisi badan truk tronton yang hendak disalipnya. Benturan keras membuat korban jatuh ke aspal dan mengalami luka yang sangat parah hingga ny4wanya tidak tertolong lagi di tempat kejadian.

‎Sempat terjadi kejar-kejaran antara pengemudi mobil pribadi dan mobil tronton yang di duga m3lind4s korban, namun akhirnya warga berhasil memberhentikan kendaraan tronton tersebut.

‎K3celak4an ini kembali memicu kemarahan sekaligus keprihatinan mendalam bagi warga Bojonegara. Warga yang menjadi saksi kejadian tersebut kembali menyuarakan keluhan yang selama ini kerap diungkapkan, namun belum mendapatkan respons yang memuaskan.

‎”Kami sudah berkali-kali mengingatkan pemerintah, tapi sampai kapan hal seperti ini terus terjadi? Kendaraan besar, terutama kendaraan milik dan untuk kepentingan pengusaha tambang di Bojonegara, selalu melaju dengan ugal-ugalan seolah tidak peduli aturan lalu lintas maupun ny4w4 orang lain,” ungkap salah seorang warga dengan nada kesal melalui Pesan whatsapp

‎Warga pun menuding adanya ketidakberdayaan pihak berwenang di hadapan kekuatan pengusaha tambang. Menurut mereka, para pengusaha tersebut kerap menentang peraturan pemerintah yang berlaku, namun seolah-olah tidak ada tindakan tegas yang diambil.

‎”Seolah-olah pemerintah takut pada pengusaha besar. Jika demikian, sama saja pemerintah mengorbankan keselamatan dan nyawa masyarakat kecil yang tinggal dan beraktivitas di sini demi kepentingan bisnis semata,” tambahnya.

‎Warga berharap tragedi k3mati4n wanita ini menjadi titik balik agar pemerintah daerah dan kepolisian segera bertindak tegas, menertibkan seluruh kendaraan tambang yang melintas di jalanan umum, serta menindak tegas pelanggar demi mencegah jatuhnya korban jiwa yang lebih banyak lagi di masa depan. Why/red*

About Author

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *