Siswi PKL Korban Dugaan Pelecehan Pernah Alami Kecelakaan Kerja, Begini Cerita dan Tanggapan Manajemen Greenotel Cilegon

CILEGON, KM – Kasus dugaan pelecehan yang dialami Siswi SMK di Cilegon yang tengah mengikuti Program Praktek Kerja Lapangan (PKL) di Greenotel Cilegon tengah menjadi sorotan publik
Kasus ini telah dilaporkan oleh keluarga korban dan saat ini tengah di tangani oleh pihak kepolisian, selain itu pihak Manajemen Greenotel telah melakukan pemutusan hubungan kerja terhadap dua pelaku yang merupakan karyawan di Hotel tersebut
Disisi lain, rupa nya, Bunga (nama samaran) yang menjadi korban dugaan Pelecehan, pernah mengalami kecelakaan kerja yakni tersiram air panas pada bagian kaki nya
Namun pada saat peristiwa tersebut, Bunga menjelaskan tidak memperoleh penanganan serius dari Manajemen Hotel, malah ia di suruh menangani luka nya seorang diri
” Iya, yang suruh kucurin air dan pake es batu (pada luka, red) sama pak Ifan ( Kepala F&B ) saya yang siram sendiri, terus saya di suruh ambil obat di kotak P3K di ruang HRD, saya gak tau obat nya dimana, dan gak ada yang mau nunjukin” ucap Bunga, Selasa (07/04/2026)
Setelah peristiwa tersebut Bunga masih tetap melaksanakan aktifitas nya sebagai Siswi PKL sambil merasakan sakit dibagian kaki nya
“Udah gitu saya di suruh ke kantin Waterpark, dan kondisi kaki saya sudah melepuh, melendung gitu ada air nya” terang nya
Mengalami peristiwa kecelakaan kerja, malam nya Bunga meminta izin ke Manajemen Greenotel Cilegon untuk tidak masuk PKL untuk memulihkan dan mengobati kaki nya yang terkena air panas
“Obat beli dari uang sendiri, gak ada bantuan dari pihak hotel untuk penanganan kaki saya” terang nya

Sementara Manajemen Greenotel Cilegon saat diminta tanggapan atas peristiwa kecelakaan Bunga, menyampaikan jika terjadi kecelakaan di jam kerja, untuk penanganan pertama sudah tersedia obat di kotak P3K, dan peristiwa tersebut diketahui pihak HRD setelah 3 hari kejadian
“kita punya penanganan pertama P3K, setelah itu kita cek kondisi luka nya, kalau tersiram air itu kan tidak langsung mengoreng, harus ada proses, cuma pada saat kejadian saya tidak ada di tempat, dan kita punya Dokter On Call yang siap membantu, cuma gak ada info saat itu” terang Iqbal Hary Setiawan Manager HRD Greenotel, Rabu (08/04/2026)
Selama menjalani pengobatan, manajemen pun rutin menanyakan keadaan Bunga, namun Perihal bentuk perhatian berupa bantuan untuk pengobatan, Iqbal menjelaskan bahwa pihak nya baru akan mengajukan perihal kompensasi
“Baru kemaren dibahas perihal kompensasi, kita pengajuan dulu lah pak , ya harus nya dia kan pake BPJS, tapi tetep kita akan ke sana, secepat nya ke sana, ke Keluarga nya” ucap nya (An/Red)
