
CILEGON, KM — Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kelompok 02 STTIKOM Insan Unggul didorong untuk menerapkan ilmu pengetahuan dan keterampilan di bidang teknologi informasi dalam upaya meningkatkan pengetahuan serta taraf hidup masyarakat.
Hal tersebut disampaikan Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) KKN Kelompok 02 STTIKOM Insan Unggul, Bela Yusti Annasya, dalam kegiatan pembukaan KKN yang berlangsung di Aula Kantor Kelurahan Grogol, Kota Cilegon, Senin (27/7/2026).
Bela mengatakan, pelaksanaan KKN tidak hanya menjadi bentuk pengabdian mahasiswa kepada masyarakat, tetapi juga menjadi ruang untuk mengimplementasikan ilmu yang telah dipelajari selama berada di bangku perkuliahan.
“Melalui KKN ini, kami berharap mahasiswa tidak hanya mengabdi, tapi juga belajar,” ujar Bela dalam sambutannya.
Ia menjelaskan, tema KKN tahun ini, yakni “Pemberdayaan Masyarakat Melalui Penerapan Teknologi untuk Peningkatan Pengetahuan dan Taraf Hidup Masyarakat”, dipilih sejalan dengan latar belakang STTIKOM Insan Unggul sebagai perguruan tinggi yang berfokus pada bidang teknologi informasi.
Menurutnya, STTIKOM Insan Unggul memiliki sejumlah program studi yang berkaitan dengan teknologi, di antaranya S1 Teknik Informatika, S1 Sistem Informasi, D3 Manajemen Informatika, serta D3 Komputerisasi Akuntansi.
“Karena kampus STTIKOM Insan Unggul memiliki program studi yang fokus di bidang teknologi informasi, maka kami berharap ilmu yang dimiliki mahasiswa dapat diterapkan untuk memberikan manfaat bagi masyarakat,” jelasnya.
Bela menekankan bahwa mahasiswa juga perlu menjadikan pelaksanaan KKN sebagai kesempatan untuk belajar langsung dari masyarakat. Menurutnya, pengalaman bermasyarakat menjadi bagian penting dalam mempersiapkan mahasiswa menghadapi kehidupan setelah menyelesaikan pendidikan di perguruan tinggi.
“Mahasiswa juga belajar dari kebijaksanaan bapak ibu di Kelurahan Grogol dan belajar bermasyarakat, bagaimana mempersiapkan diri menjadi masyarakat setelah lulus nanti,” katanya.
Ia berharap keberadaan mahasiswa KKN di Kelurahan Grogol dapat menciptakan hubungan yang saling memberikan manfaat. Mahasiswa dapat menerapkan ilmu yang dimiliki, sementara masyarakat memperoleh pengetahuan dan pemanfaatan teknologi yang sesuai dengan kebutuhan di lingkungan mereka.
Bela juga meminta dukungan serta bimbingan dari pihak Kelurahan Grogol dan masyarakat selama mahasiswa menjalankan program KKN.
“Kami mohon bimbingan dan arahan dari bapak ibu Kelurahan Grogol kepada mahasiswa kami,” ujarnya.
Pelaksanaan KKN Kelompok 02 STTIKOM Insan Unggul di Kelurahan Grogol diharapkan dapat menjadi sarana kolaborasi antara perguruan tinggi dan masyarakat dalam mendorong pemanfaatan teknologi secara lebih luas.
Dengan demikian, teknologi tidak hanya dipelajari di ruang kelas, tetapi juga dapat diterapkan secara langsung untuk mendukung peningkatan pengetahuan dan taraf hidup masyarakat.
