bukan sekedar berita

What's Hot

Polres Cilegon Gelar Apel Kesiapsiagaan Hadapi Ancaman Kebakaran Akibat Fenomena El Niño

Table of Content

CILEGON, KM – Pemerintah Kota Cilegon bersama Polres Cilegon dan unsur terkait memperkuat kesiapsiagaan dalam menghadapi potensi kebakaran serta dampak kekeringan akibat fenomena El Niño. Komitmen tersebut diwujudkan melalui Apel Kesiapsiagaan Menghadapi Bencana Kebakaran yang digelar di halaman Mapolres Cilegon, Selasa (4/8/2026).

Apel kesiapsiagaan tersebut dilaksanakan sebagai tindak lanjut Surat Telegram Kapolri Nomor: STR/1887/VII/OPS.2./2026 tanggal 29 Juli 2026 tentang pelaksanaan Zoom Meeting pencegahan dan penanganan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) yang dipimpin Wakapolri bersama Menteri Kehutanan dan Menteri Lingkungan Hidup. Kegiatan ini menjadi momentum untuk menyatukan persepsi serta memperkuat koordinasi lintas sektor dalam melakukan langkah mitigasi, pencegahan, dan penanganan dini terhadap potensi kebakaran selama musim kemarau.

Wali Kota Cilegon Robinsar yang hadir pada apel tersebut mengimbau seluruh masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan dan tidak melakukan tindakan yang dapat memicu kebakaran, khususnya membakar sampah, membakar lahan, maupun membuang puntung rokok secara sembarangan. Ia meminta para camat, lurah, ketua RT, dan ketua RW untuk terus menyampaikan edukasi serta imbauan kepada masyarakat, terutama di wilayah yang memiliki potensi kebakaran cukup tinggi.

“Sekali lagi saya mengingatkan kepada masyarakat, terutama para lurah, camat, RT, dan RW, agar terus mengimbau masyarakat untuk bersama-sama mengantisipasi dan melakukan mitigasi pada musim kemarau panjang ini. Kita harus meminimalisir potensi kebakaran dengan tidak membakar sampah sembarangan, termasuk tidak melakukan pembakaran di area persawahan karena banyak jerami yang sudah mengering dan sangat mudah terbakar,” ujar Robinsar.

Menurut Robinsar, Pemerintah Kota Cilegon telah melakukan pemantauan terhadap sejumlah titik rawan kebakaran. Beberapa kejadian kebakaran juga telah ditangani oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Cilegon. Karena itu, ia menekankan pentingnya peran seluruh unsur kewilayahan dalam memberikan pemahaman kepada masyarakat agar tidak melakukan pembakaran untuk membuka atau membersihkan lahan.

“Para camat dan lurah sudah kami imbau untuk menyampaikan informasi kepada masyarakat melalui RT dan RW. Masyarakat diharapkan tidak melakukan pembakaran karena tindakan kecil sekalipun dapat memicu kebakaran yang lebih besar,” tegasnya.

Selain potensi kebakaran, Robinsar menyampaikan bahwa Pemerintah Kota Cilegon juga terus melakukan mitigasi terhadap potensi kekeringan dan keterbatasan akses air bersih, khususnya di sejumlah wilayah perbukitan. Ia menyebut beberapa wilayah di Kecamatan Pulomerak, seperti Suralaya, Gunung Batur, dan Tembulun, masih menjadi perhatian dalam penanganan kebutuhan air bersih. Sementara itu, wilayah Cipalas telah kembali mendapatkan aliran air setelah dilakukan upaya penyediaan infrastruktur pendukung.

“Alhamdulillah, Cipalas saat ini sudah teraliri air. Ke depan, proyek tersebut akan menjadi percontohan bagi wilayah pegunungan lainnya. Pemerintah Kota Cilegon terus mengupayakan agar masyarakat tidak lagi mengalami kekeringan,” katanya.

Robinsar menambahkan, pemerintah daerah telah memetakan wilayah rawan kekeringan serta menjalankan langkah mitigasi melalui pendistribusian air bersih secara rutin.

“Setiap hari kami mengirimkan minimal tiga sampai empat tangki air ke wilayah Suralaya dan dua sampai tiga tangki ke wilayah pegunungan. Pendistribusian dilakukan secara rutin sesuai kebutuhan masyarakat. Polres Cilegon juga siap membantu apabila terdapat kebutuhan air bersih melalui layanan Call Center 110,” tambahnya.

Sementara itu, Kapolres Cilegon AKBP Moehamad Probandono Bobby Danuardi yang menjadi pembina apel menegaskan bahwa kesiapsiagaan seluruh unsur menjadi faktor utama dalam meminimalkan risiko dan dampak yang ditimbulkan oleh fenomena El Niño.

“Fenomena El Niño bukan lagi sekadar persoalan lingkungan hidup, tetapi telah berkembang menjadi potensi ancaman terhadap keamanan dan ketertiban masyarakat. Perubahan iklim yang ekstrem dapat memicu berbagai kerawanan sosial maupun kerawanan lainnya. Oleh karena itu, kesiapsiagaan dan langkah antisipasi harus terus kita perkuat,” ujar Bobby.

Ia menjelaskan, kondisi cuaca panas dan musim kemarau yang berkepanjangan dapat menyebabkan semak belukar serta vegetasi menjadi kering dan mudah terbakar. Kelalaian kecil maupun tindakan sengaja membakar lahan dapat memicu kebakaran yang berdampak terhadap kesehatan, perekonomian, dan kehidupan masyarakat.

“Potensi kebakaran harus menjadi perhatian bersama. Semak belukar yang mengering sangat mudah terbakar. Kelalaian kecil ataupun tindakan sengaja membakar lahan dapat mengakibatkan kebakaran hutan dan lahan yang menimbulkan kerugian besar, baik terhadap kesehatan maupun perekonomian masyarakat,” katanya.

Selain risiko kebakaran, Bobby menyebut kekeringan berkepanjangan juga dapat menyebabkan keterbatasan air bersih, gangguan terhadap sektor pertanian, hingga munculnya potensi kerawanan sosial di tengah masyarakat.

“Kekeringan panjang berpotensi menimbulkan kelangkaan air bersih, memicu gesekan terkait pemanfaatan sumber air, serta berdampak pada kenaikan harga pangan akibat gagal panen. Tekanan ekonomi yang muncul juga perlu diantisipasi karena dapat berpengaruh terhadap meningkatnya berbagai bentuk kerawanan,” ungkapnya.

Untuk menghadapi kondisi tersebut, Kapolres Cilegon meminta seluruh unsur terkait meningkatkan langkah deteksi dini, memetakan wilayah rawan kebakaran, memperkuat patroli preventif, serta mengoptimalkan koordinasi lintas sektor.

“Kita harus meningkatkan deteksi dini dan memetakan wilayah yang memiliki potensi tinggi terjadinya kebakaran. Patroli preventif oleh Bhabinkamtibmas dan Babinsa juga harus diperkuat, khususnya di lokasi-lokasi rawan,” tegasnya.

Bobby juga menekankan pentingnya edukasi kepada masyarakat agar tidak melakukan pembakaran lahan maupun aktivitas lain yang berpotensi memicu kebakaran.

“Bhabinkamtibmas, Babinsa, dan lurah harus terus memberikan edukasi secara masif kepada masyarakat agar tidak melakukan pembakaran, sekecil apa pun, yang dapat memicu terjadinya kebakaran. Di sisi lain, seluruh personel dan peralatan harus dipastikan dalam kondisi siap operasional agar dapat segera digerakkan apabila terjadi keadaan darurat,” pungkasnya.

Sinergi antara pemerintah daerah, TNI, Polri, BPBD, Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan, serta seluruh elemen masyarakat diharapkan mampu memperkuat upaya pencegahan dan mempercepat penanganan apabila terjadi kebakaran maupun dampak kekeringan di wilayah Kota Cilegon.

admin

admin@krakataumedia.com http://krakataumedia.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Recent News

Trending News

Editor's Picks

Pemkot Cilegon dan Bank Banten Teken MoU Pembayaran Gaji ASN

CILEGON , KM – Pemerintah Kota Cilegon melalui Badan Pengelolaan Keuangan Pendapatan dan Aset Daerah (BPKPAD) melakukan penandatangan Perjanjian Kerja Sama atau PKS dengan PT Bank Pembangunan Daerah Banten (Perseroda) Tbk Kantor Cabang Cilegon terkait layanan pembayaran gaji bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kota Cilegon. Penandatanganan tersebut dilakukan langsung oleh Plt Kepala...

Wakil Wali Kota Cilegon Tegaskan Pemotongan TKD Bukan Alasan ASN Cilegon Turunkan Semangat Kerja

CILEGON, KM – Wakil Wali Kota Cilegon Fajar Hadi Prabowo mengatakan jika Aparatur Sipil Negara (ASN) memiliki peran penting sebagai ujung tombak Pemerintah dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. Ia juga meminta setiap ASN untuk menjaga kepercayaan yang diberikan dengan menjalankan tugas dan tanggung jawabnya secara optimal. “Apa pun yang kalian rasakan, percaya dengan saya bahwa...

‎Pristiwa Kedua kalinya di Mall Ramayana Serang, MBB Desak Penutupan Total THM di Kota Serang.‎

SERANG, KM — Kawasan Mall Ramayana, Jalan Veteran, Kota Serang, kembali diguncang peristiwa menyedihkan. Seorang pengunjung berinisial C.R (26), warga Kibin, Kabupaten Serang, ditemukan tewas tergeletak di area parkir pusat perbelanjaan tersebut pada Rabu dini hari, 16 September 2026.‎‎Korban yang berprofesi sebagai karyawan swasta diduga kehilangan nyawa setelah mengonsumsi minuman keras bersama delapan orang temannya...

Peringati Haornas dan Jaga Kebugaran, SIWO PWI Latihan Billiar Bareng Pobsi Cilegon

CILEGON, KM– Seksi Wartawan Olahraga (SIWO) Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kota Cilegon mulai melaksanakan Pekan Olahraga Wartawan Kota (Porwakot) Cilegon 2026 dalam rangka memperingati Hari Olahraga Nasional (Haornas) 2026. Gelaran Porwakot diawali dengan latihan bersama cabang olahraga biliar yang diikuti bersama pengurus Persatuan Olahraga Biliar Seluruh Indonesia (POBSI) Kota Cilegon di Kawan Billiard, Palas, Kota...

Pokmas Kelurahan Jombang Wetan Rampung Kerjakan Program Saban Juare Termin Pertama

CILEGON, KM – Kelompok Masyarakat atau Pokmas Kelurahan Jombang Wetan Kecamatan Jombang telah usai mengerjakan kegiatan Dana Pembangunan Wilayah Kelurahan (DPWKel) SABAN JUARE untuk Termin Pertama tahun 2026 Kegiatan tersebut diantaranya : Dai Darmawan ketua Pokmas Kelurahan Jombang Wetan menjelaskan bahwa selama kegiatan berlangsung pihak nya tidak menemui kendala dan selesai sesuai jadwal “Allhamdulilah Program...

Krakatau media

Bukan sekedar berita biasa

Lorem Ipsum is simply dummy text of the printing and typesetting industry.

Popular Categories

Must Read

©2026- Krakatau Media

Selamat Datang di Krakatau Media